Shimmer Inc. Beauty Class Package

BEAUTY CLASS PACKAGE

Package 1 - @Rp. 500,000,-
Module: Daily Make up & Party Make Up Class
- 4 hour class, with 15" break
- Complete your own make up kit

Package 2 - Private Class @Rp1,000,000,-
Module: Daily Make up & Party Make Up Class
- 4 hour class, with 15" break
-Complete your own make up kit

Package 3 - Corporate Class ( max 10 person/class) Rp. 1,500,000,-
Module: Daily Make up & Party Make Up Class
- 4 hour class, with 15" break
- Complete your own make up kit

Package 4 - @Rp. 1,500,000
Module: Studio Make Up Class
- 3 person maximum
- 6 hours class (max) with 15" break
- 5 Close up photo shoot + CD (high resolution photo)
- Complete your own make up kit
- Bring your own prop photo (if needed)
- venue: Studio Photo

Make Up Kit List for Make Up class:

1. Liquid/Compact Foundation (warna Coklat sesuai Kulit, Putih dan Coklat Tua jenis compact utk shading)
2. Eye shadow
3. Eye liner (liquid & pencil)
4. Mascara
5. Gunting kecil
6. Scott/silotip mata
7. Kapas
8. Cotton bud
9. Fake eyelashes/bulu mata palsu (atas) + lem bulu mata
10. Eye brow/pensil alis
11. Blush on/pemerah pipi
12. Brush/Kuas (uk.besar, sedang dan kecil)
13. Lipstick
14. Cleansing Milk/pembersih muka
16. Eye Brow brush (Sisir Sikat alis)
17. Concealer (Krim penutup noda wajah)
18. Eye remover
19. Compact powder (Bedak padat)

For further info please email dinda.nawangwulan@shimmerinc.com or twitter @DindaShimmerinc

Filed under  //   makeup   beauty   class   shimmerinc  

Karen Yap Breast Centre

Welcome to the website of Karen Yap Breast Centre.

Dr Karen Yap is a Consultant Breast and General Surgeon. She is practicing at the Mount Elizabeth Hospital and was previously from the National Cancer Centre (Singapore).

Dr Yap graduated from the Medical School of the National University of Singapore in 1994, trained in General Surgery in Singapore and is a Fellow of the Royal College of Surgeons of Edinburgh and Royal College of Physicians and Surgeons of Glasgow. She has completed a breast fellowship at the Ontario Cancer Institute, Princess Margaret Hospital, University of Toronto. She received her Specialist Accreditation in General Surgery in 2002 and is a Fellow of the Academy of Medicine, Singapore.

Dr Yap has numerous publications in international journals. She is involved in research and is an Adjunct Assistant Professor at the National University of Singapore, in addition to her busy clinical private practice.

Dr Yap specialises in Breast Surgery, including mammotome biopsy, sentinel node biopsy and oncoplastic techniques. Behind her youthful looks lie years of training and experience in dealing with diseases of the breast.

As a lady surgeon, Dr Yap understands and appreciates the place and role that the breasts have in a lady's image and self-esteem.

Dr Karen Yap is the doctor who took care of Dinda during her breast cancer treatment.

Shimmer Inc Makeup Class - October 24, 2009.

Register for Shimmer Inc. Daily & Party makeup class for only Rp.500k/person. Next class October 24, 2009. Please tweet @DindaShimmerinc or email dinda.nawangwulan@shimmerinc.com. Thanks.
Alexander Abimanyu
Shimmer Inc. Management
www.shimmerinc.com
Where beauty is NOT a curse

SADARI - Pemeriksaan Payudara Sendiri

Payudara merupakan salah satu bagian tubuh yang menjadi kebanggaan perempuan. Payudara yang sehat adalah dambaan setiap perempuan. Karena itu luangkan waktu selama 5 menit setiap bulan untuk memeriksa kesehatan payudara Anda.

Bentuk payudara biasanya berubah-ubah. Sebelum memasuki masa menstruasi, biasanya payudara terasa membesar, lunak, atau ada benjolan dan kembali normal ketika masa mentruasi selesai. Yang terpenting adalah mengenali perubahan mana yang biasa terjadi dan mana yang tidak. Pastikan Anda mengetahui mana yang normal untuk Anda.

Waktu terbaik untuk memeriksa payudara adalah 7 sampai 10 hari setelah menstruasi selesai. Pada saat itu, payudara terasa lunak. Ingat bahwa tujuan dari pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) secara rutin adalah untuk merasakan dan mengenal lekuk-lekuk payudara sehingga jika terjadi perubahan dapat segera diketahui.


Bagaimana Cara Melakukan SADARI?

1. Amati!
Lakukan pemeriksaan di depan kaca
Berdiri di depan kaca, lengan terletak di samping badan. Perhatikan bentuk dan ukuran payudara. Normal jika ukuran satu dengan yang lain tidak sama. Kemudian, perhatikan juga bentuk puting dan warna kulit. Lakukan hal yang sama dengan posisi tangan yang berbeda-beda (kedua tangan diangkat, tangan diletakkan di pinggang, atau badan sedikit membungkuk). Lakukan hal ini waktu mandi atau sedang bercermin sehingga Anda dapat mengenali bentuk payudara.

Skrining1
 .


2. Rasakan!
Berbaring dengan bantal di bawah pundak kiri. Letakkan tangan kanan di belakang kepala membentuk sudut 90 derajat. Gunakan 3 jari tangan kiri Anda untuk merasakan benjolan atau penebalan kulit pada payudara.
Tekan dengan baik payudara Anda. Pelajari bagaimana rasa payudara Anda pada biasanya.

Skrining2
 

Anda bisa pilih arah jelajah 3 jari Anda
(A) Melingkar
(B) naik turun,
(C) pilah-pilah
Langkah ini memastikan Anda telah menjelajahi seluruh area dan membantu Anda mengingatkan bagaimana keadaan payudara. Sekarang periksa payudara kiri dengan 3 jari tangan kanan Anda.

Bila merasa ada perubahan segera hubungi dokter.

Selain SADARI, deteksi dini untuk kanker payudara yang perlu dilakukan adalah:

Pemeriksaan klinis payudara minimal 3 tahun sekali untuk perempuan berusia 20 – 39 tahun, dan setiap tahun untuk yang berusia di atas 39 tahun.

Lakukan mamogram secara rutin ketika usia sudah mencapai 40 tahun.

Tentang Kanker Payudara

Tentang Payudara?

Payudara terdiri dari kumpulan kelenjar dan jaringan lemak yang terletak di antara kulit dan tulang dada. Kelenjar di dalam payudara akan menghasilkan susu setelah seorang perempuan melahirkan. Kelenjar-kelenjar susu disebut lobule yang membentuk lobe atau kantung penghasil susu. Terdapat 15 sampai 20 kantung penghasil susu pada setiap payudara, yang dihubungkan dengan saluran susu yang terkumpul di dalam puting. Sisa bagian dalam payudara terdiri dari jaringan lemak dan jaringan berserat yang saling berhubungan, yang mengikat payudara dan mempengaruhi bentuk dan ukuran. Terdapat juga pembuluh darah dan kelenjar getah bening pada payudara.


Gejala-gejala Kanker Payudara

Pada tahap awal kanker payudara, biasanya kita tidak merasakan sakit atau tidak ada tanda-tandanya sama sekali. Namun, ketika tumor semakin membesar, gejala-gejala di bawah ini mungkin muncul:

a. Benjolan yang tidak hilang atau permanen, biasanya tidak sakit dan terasa keras bila disentuh atau penebalan pada kulit payudara atau di sekitar ketiak.
b. Perubahan ukuran atau bentuk payudara.
  Kerutan pada kulit payudara.
  Keluarnya cairan dari payudara, umumnya berupa darah.
  Pembengkakan atau adanya tarikan pada puting susu

Segera periksakan ke dokter jika terdapat gejala tersebut. Jangan menunda lebih lama lagi karena jika terlambat kanker payudara sulit disembuhkan.

Apakah saya berisiko terkena kanker payudara?

Faktor-faktor berisiko untuk kanker payudara dibagi menjadi:

Tidak dapat diubah >>
Faktor-faktor yang tidak dapat diubah dan meningkatkan risiko terkena
kanker payudara

Dapat dirubah >> Faktor berisiko yang dapat diubah dari yang bukan merupakan sifat bawaan

Namun, perlu diingat bahwa semua faktor tersebut masih berdasarkan kemungkinan, seseorang yang tidak memiliki faktor yang berisiko tetap saja dapat terkena kanker payudara. Skrining dan deteksi dini adalah alat yang tepat untuk menurunkan risiko kematian yang ditimbulkan oleh penyakit ini.

Bagaimana saya dapat mencegah kanker payudara?

Faktor-faktor berisiko yang paling penting dalam perkembangan kanker payudara tidak dapat dikendalikan oleh individu. Ada beberapa faktor yang dikaitkan dengan peningkatan risiko, tetapi hal itu masih tidak jelas. Berbeda dengan kanker paru-paru yang berkaitan erat dengan tembakau. Hanya sedikit faktor berisiko yang dapat dilakukan untuk menghindari kanker payudara, seperti: hindari melakukan terapi penggantian hormon untuk jangka panjang, memiliki anak sebelum usia 30 tahun, menyusui, menghindari kelebihan berat badan dengan melakukan olahraga dan diet yang tepat, membatasi konsumsi alkohol .

Untuk perempuan dengan risiko tinggi, risiko berkembangnya kanker dapat diturunkan menjadi 50% dengan meminum obat yang disebut Tamoxifen selama 5 tahun. Tamoxifen memiliki efek samping, seperti gangguan vaginal, yang tidak berbahaya dan beberapa efek samping yang tidak biasa yang dapat mengancam nyawa seperti: penggumpalan darah, pulmonory umbolus, stroke, dan kanker uterin. Tamoxifen tidak umum digunakan untuk pencegahan, tetapi dapat berguna untuk beberapa kasus. Ada data yang menyebutkan bahwa vitamin A, vitamin C, dan vitamin E dapat melindungi dari kanker payudara, tetapi masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hal itu.

Saat ini, yang paling penting untuk setiap perempuan untuk menurunkan risiko kematian akibat kanker payudara adalah melakukan skrining mamogram secara reguler, mengetahui bagaimana cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri, dan memeriksakan diri ke dokter secara rutin.


Dari Situs Resmi Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta

Data singkat tentang kanker payudara

70% dari penderita kanker payudara berkunjung ke dokter atau rumah sakit pada keadaan stadium lanjut.

Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh menjadi sel kanker. Sel kanker dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Sel-sel yang terus menerus tumbuh menjadi benjolan yang disebut dengan tumor.

Pada tahun 2003, WHO (World Health Organization) menyatakan bahwa kanker merupakan problem kesehatan yang sangat serius karena jumlah penderita meningkat sekitar 20% per tahun.

Kanker payudara, yang dinyatakan sebagai ‘pembunuh’ no. 2 setelah kanker leher rahim, juga mengalami peningkatan yang signifikan setiap tahunnya.

• Di Amerika Serikat 180.000 kasus baru per tahun
• Di Netherlands 91 kasus baru setiap 100.000 penduduk
• Di Indonesia sendiri, diperkirakan 10 dari 100.000 penduduk terkena penyakit kanker payudara.

Penyebab pasti penyakit ini belum dapat diketahui. Namun ada 3 faktor yang berpotensi;
1. Faktor Endokrin
2. Faktor lingkungan
3. Faktor Genetik

Selain itu, di Indonesia terdapat beberapa faktor yang menyebabkan keterlambatan pengobatan maupun pencegahan kanker payudara.
70% dari penderita berkunjung ke dokter atau rumah sakit pada keadaan stadium lanjut.

Hal lain yang juga menjadi faktor keterlambatan penderita :
• Takut operasi, kemoterapi dan radiasi
• Masih percaya dengan pengobatan tradisional, dukun, paranormal atau ‘orang pintar’
• Tidak percaya bahwa kanker payudara dapat disembuhkan
• Tidak menyadari akan penyakit yang dideritanya
• Sosial-ekonomi
• Tidak mengetahui perlunya check up payudara secara rutin.

Hal-hal seperti di atas yang menambah banyaknya dan parahnya tingkatan penderita penyakit kanker payudara.


Save the Boobs

A Canadian Breast Cancer Awareness A

Add Pink Ribbon to your avatar

October is breast cancer awareness month. Support and spread the word by adding pink ribbon to your twitter avatar. Click HERE

If Someone You Love Has Breast Cancer

A diagnosis of breast cancer can bring about unexpected and intense emotions. Your loved one may have feelings that range from strong fear, anger and frustration to vulnerability, depression and helplessness. Her emotions are normal. She has been forced to confront the possible loss or change of a breast, the fear of losing her feminine image, her health and even her life. It is important that you understand what she may be thinking and feeling. Providing practical support: • Go with her to doctor visits • Coordinate rides to treatment • Cook or arrange meal delivery • Take care of the children • Do the grocery shopping • Help with cleaning the house • Do the laundry • Water the plants • Screen telephone calls • Handle insurance needs • Offer to care for pets • Drive car-pool • Keep a list of phone calls, gifts, flowers and meals Providing emotional support: • Provide moral support • Be a good listener • Give lots of hugs • Openly share your feelings • Be there for her • Continue to provide support after treatment is over • Respect her need for privacy Contents courtesy of Susan G. Komen Foundation

Basic Breast Health

KNOW YOUR RISK

• Talk to your family about your family health history.

• Talk to your doctor about your personal risk of breast cancer.

• Be aware of the risk factors — such as being a woman, getting older, never having children or being overweight after menopause.

GET SCREENED When breast cancer is found early and confined to the breast, the five-year survival rate is 98 percent.

• MAMMOGRAM: X-ray of the breast that can find breast cancer in its earliest stages. Have one every year starting at age 40 if you are at average risk.

• CLINICAL BREAST EXAM: Physical exam by a health care provider who checks for any lumps or changes. Have one at least every three years starting at age 20, and every year starting at 40.

KNOW WHAT IS NORMAL FOR YOU

• BREAST SELF EXAM: A tool that may help you learn how your breasts look and feel. Report any changes to your health care provider right away.

MAKE HEALTHY LIFESTYLE CHOICES

• Maintain a healthy weight

• Add exercise to your routine

• Limit alcohol intake

What can I do to reduce my risk of getting breast cancer? There is no sure way to avoid breast cancer. But, you can do things that may improve your overall health. Maintain a healthy weight. Exercise and eat a diet rich in fruits and vegetables. My mother had breast cancer a few years ago. Does that mean that I will get breast cancer too? We don’t know what causes breast cancer. But, most women who get breast cancer have no family history of the disease. If someone in your family has had breast cancer or you are concerned about your risk, talk to your doctor. Learn about your choices and ask when to start getting mammograms. I am currently taking birth control pills. Do birth control pills increase my chance of developing breast cancer? If you are currently taking birth control pills, your breast cancer risk is slightly increased. The increased risk from using birth control pills becomes less after you have stopped using them. After about 10 years your risk returns to normal. Does drinking alcohol increase my chance of breast cancer? Studies have shown that drinking alcohol can increase your risk for breast cancer. My breasts feel lumpy and tender at certain times of the month. Does this increase my chance for breast cancer? Breast lumpiness with tenderness or pain at certain times of the month is called fibrocystic breast changes. These breast changes are common, especially before your period, and do not increase your chance of getting breast cancer. Get to know the way your breasts look and feel. Learn what is normal for you. If you notice any change, see your doctor right away. Materials courtesy of Susan G. Komen Foundation.

About

Help us spread awareness about breast cancer in Indonesia.

FacebookPageLinkedInmetaweblog